Kamis, 18 Oktober 2012

NAMA : Nova Laksana
NIM : 11615062
Judul Percobaan : DHCP server 

DASAR TEORI 

DHCP 
Protokol Konfigurasi Hos Dinamik (PKHD) ( bahasa Inggris: Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP) ) adalah protokol yang berbasis arsitektur client/server yang dipakai untuk memudahkan pengalokasian alamat IP dalam satu jaringan. Sebuah jaringan lokal yang tidak menggunakan DHCP harus memberikan alamat IP kepada semua komputer secara manual. Jika DHCP dipasang di jaringan lokal, maka semua komputer yang tersambung di jaringan akan mendapatkan alamat IP secara otomatis dari server DHCP. Selain alamat IP, banyak parameter jaringan yang dapat diberikan oleh DHCP, seperti default gateway dan DNS server. DHCP didefinisikan dalam RFC 2131 dan RFC 2132 yang dipublikasikan oleh Internet Engineering Task Force. DHCP merupakan ekstensi dari protokol Bootstrap Protocol (BOOTP).

Cara Kerja DHCP
Karena DHCP merupakan sebuah protokol yang menggunakan arsitektur client/server, maka dalam DHCP terdapat dua pihak yang terlibat, yakni DHCP Server dan DHCP Client.
§  DHCP server merupakan sebuah mesin yang menjalankan layanan yang dapat "menyewakan" alamat IP dan informasi TCP/IP lainnya kepada semua klien yang memintanya. Beberapa sistem operasi jaringan seperti Windows NT ServerWindows 2000 ServerWindows Server 2003, atau GNU/Linux memiliki layanan seperti ini.
§  DHCP client merupakan mesin klien yang menjalankan perangkat lunak klien DHCP yang memungkinkan mereka untuk dapat berkomunikasi dengan DHCP Server. Sebagian besar sistem operasi klien jaringan (Windows NT WorkstationWindows 2000 ProfessionalWindows XPWindows Vista, atau GNU/Linux) memiliki perangkat lunak seperti ini.
DHCP server umumnya memiliki sekumpulan alamat yang diizinkan untuk didistribusikan kepada klien, yang disebut sebagai DHCP Pool. Setiap klien kemudian akan menyewa alamat IP dari DHCP Pool ini untuk waktu yang ditentukan oleh DHCP, biasanya hingga beberapa hari. Manakala waktu penyewaan alamat IP tersebut habis masanya, klien akan meminta kepada server untuk memberikan alamat IP yang baru atau memperpanjangnya.
DHCP Client akan mencoba untuk mendapatkan "penyewaan" alamat IP dari sebuah DHCP server dalam proses empat langkah berikut:
1.    DHCPDISCOVER: DHCP client akan menyebarkan request secara broadcast untuk mencari DHCP Server yang aktif.
2.    DHCPOFFER: Setelah DHCP Server mendengar broadcast dari DHCP Client, DHCP server kemudian menawarkan sebuah alamat kepada DHCP client.
3.    DHCPREQUEST: Client meminta DCHP server untuk menyewakan alamat IP dari salah satu alamat yang tersedia dalam DHCP Pool pada DHCP Server yang bersangkutan.
4.    DHCPACK: DHCP server akan merespons permintaan dari klien dengan mengirimkan paket acknowledgment. Kemudian, DHCP Server akan menetapkan sebuah alamat (dan konfigurasi TCP/IP lainnya) kepada klien, dan memperbarui basis data database miliknya. Klien selanjutnya akan memulai proses binding dengan tumpukan protokolTCP/IP dan karena telah memiliki alamat IP, klien pun dapat memulai komunikasi jaringan.
Empat tahap di atas hanya ber
laku bagi klien yang belum memiliki alamat. Untuk klien yang sebelumnya pernah meminta alamat kepada DHCP server yang sama, hanya tahap 3 dan tahap 4 yang dilakukan, yakni tahap pembaruan alamat (address renewal), yang jelas lebih cepat prosesnya.
Berbeda dengan sistem DNS yang terdistribusi, DHCP bersifat stand-alone, sehingga jika dalam sebuah jaringan terdapat beberapa DHCP server, basis data alamat IP dalam sebuah DHCP Server tidak akan direplikasi ke DHCP server lainnya. Hal ini dapat menjadi masalah jika konfigurasi antara dua DHCP server tersebut berbenturan, karena protokol IP tidak mengizinkan dua host memiliki alamat yang sama.
Selain dapat menyediakan alamat dinamis kepada klien, DHCP Server juga dapat menetapkan sebuah alamat statik kepada klien, sehingga alamat klien akan tetap dari waktu ke waktu.
Catatan: DHCP server harus memiliki alamat IP yang statis.

macam-macam atau jenis dari DHCP 
DHCP Scope
DHCP Scope adalah alamat-alamat IP yang dapat disewakan kepada DHCP client. Ini juga dapat dikonfigurasikan oleh seorang administrator dengan menggunakan peralatan konfigurasi DHCP server. Biasanya, sebuah alamat IP disewakan dalam jangka waktu tertentu, yang disebut sebagai DHCP Lease, yang umumnya bernilai tiga hari. Informasi mengenai DHCP Scope dan alamat IP yang telah disewakan kemudian disimpan di dalam basis data DHCP dalam DHCP server. Nilai alamat-alamat IP yang dapat disewakan harus diambil dari DHCP Pool yang tersedia yang dialokasikan dalam jaringan. Kesalahan yang sering terjadi dalam konfigurasi DHCP Server adalah kesalahan dalam konfigurasiDHCP Scope.
DHCP Lease
DHCP Lease adalah batas waktu penyewaan alamat IP yang diberikan kepada DHCP client oleh DHCP Server. Umumnya, hal ini dapat dikonfigurasikan sedemikian rupa oleh seorang administrator dengan menggunakan beberapa peralatan konfigurasi (dalam Windows NT Server dapat menggunakan DHCP Manager atau dalam Windows 2000 ke atas dapat menggunakan Microsoft Management Console [MMC]). DHCP Lease juga sering disebut sebagai Reservation.
DHCP Options
DHCP Options adalah tambahan pengaturan alamat IP yang diberikan oleh DHCP ke DHCP client. Ketika sebuah klien meminta alamat IP kepada server, server akan memberikan paling tidak sebuah alamat IP dan alamat subnet jaringan. DHCP server juga dapat dikonfigurasikan sedemikian rupa agar memberikan tambahan informasi kepada klien, yang tentunya dapat dilakukan oleh seorang administrator. DHCP Options ini dapat diaplikasikan kepada semua klien, DHCP Scope tertentu, atau kepada sebuah host tertentu dalam jaringan.
Dalam jaringan berbasis Windows NT, terdapat beberapa DHCP Option yang sering digunakan, yang dapat disusun dalam tabel berikut.

LANGKAH-LANGKAH PERCOBAAN 
Pc Server :
Masuk sebagai root terlebih dahulu dengan perintah :
nb1@nb1-laptop:~$ sudo su
[sudo] password for nb1:
root@nb1-laptop:/home/nb1#
1. Menginstall Dhcp Server dengan perintah :
root@nb1-laptop:/home/nb1# apt-get install dhcp3-server
2. Mengatur DHCP Server dengan perintah :
root@nb1-laptop:/home/nb1# nano /etc/dhcp3/dhcpd.conf
# A slightly different configuration for an internal subnet.
subnet 172.10.0.0 netmask 255.255.255.0 {
range 172.10.0.10 172.10.0.20; }
# option domain-name-servers ns1.internal.example.org;
# option domain-name "internal.example.org";
#  option routers 10.5.5.1;
#  option broadcast-address 10.5.5.31;
#  default-lease-time 600;
#  max-lease-time 7200;
#}
3. setelah mengatur DHCP Server, lakukan perintah restart dibawah ini :
root@nb1-laptop:/home/nb1# /etc/init.d/dhcp3-server restart
PC Client :
1. Melakukan konfigurasi pada PC Client dengan perintah :
root@nb1-laptop:/home/nb1# nano /etc/network/interfaces
auto lo
iface lo inet loopback
auto eth0
iface eth0 inet dhcp
2. lalu restart network dengan perintah :
root@nb1-laptop:/home/nb1# /etc/init.d/networking restart
3. setelah restart silahkan liat IP dari PC Client dengan  perintah :
root@nb1-laptop:/home/nb1# ifconfig
jika hasilnya seperti diawah ini berarti percobaan sudah benar
eth0      Link encap:Ethernet  HWaddr 00:26:22:15:d5:dd 
          inet addr:172.10.0.13  Bcast:172.10.0.255  Mask:255.255.255.0
          inet6 addr: fe80::226:22ff:fe15:d5dd/64 Scope:Link
          UP BROADCAST RUNNING MULTICAST  MTU:1500  Metric:1
          RX packets:10669 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0
          TX packets:968 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0
          collisions:0 txqueuelen:1000
          RX bytes:830724 (830.7 KB)  TX bytes:106704 (106.7 KB)
          Interrupt:18 

ssh dan sftp

NAMA : Nova Laksana
NIM : 11615062
JUDUL PERCOBAAN : SSH dan SFTP


DASAR PERCOBAAN 
Secure Shell, Secure Copy & Secure FTP
Secure Shell (ssh) adalah suatu protokol yang memfasilitasi sistem komunikasi yang aman diantara dua sistem yang menggunakan arsitektur client/server, serta memungkinkan seorang user untuk login ke server secara remote. Berbeda dengan telnet dan ftp yang menggunakan plain text, SSH meng-enkripsi data selama proses komunikasi sehingga menyulitkan penyusup/intruder yang mencoba mendapatkan password yang tidak dienkripsi. Fungsi utama aplikasi ini adalah untuk mengakses mesin secara remote. Bentuk akses remote yang bisa diperoleh adalah akses pada mode teks maupun mode grafis/X apabila konfigurasinya mengijinkan.
SSH dirancang untuk menggantikan service-service di sistem unix/linux yang menggunakan sistem plain-text seperti telnet, ftp, rlogin, rsh, rcp, dll). Untuk menggantikan fungsi ftp dapat digunakan sftp (secure ftp), sedangkan untuk menggantikan rcp (remote copy) dapat digunakan scp (secure copy).
Dengan SSH, semua percakapan antara server dan klien di-enkripsi. Artinya, apabila percakapan tersebut disadap, penyadap tidak mungkin memahami isinya. Bayangkan seandainya Anda sedang melakukan maintenance server dari jauh, tentunya dengan account yang punya hak khusus, tanpa setahu Anda, account dan password tersebut disadap orang lain, kemudian server Anda dirusak setelahnya.
Implementa
si SSH yang banyak dipakai saat ini adalah OpenSSH, aplikasi ini telah dimasukkan kedalam berbagai macam distribusi linux. Redhat Linux versi 9 sudah menyediakan program tersebut dalam format RPM.


Fitur-fitur SSH

Protokol SSH menyediakan layanan sbb.:
  • Pada saat awal terjadinya koneksi, client melakukan pengecekan apakah host yang dihubungi sudah terdaftar pada client atau tidak.
  • Client mengirimkan proses autentifikasi ke server menggunakan teknik enkripsi 128 bit.
  • Semua data yang dikirimkan dan diterima menggunakan teknik enkripsi 128 bit sehingga sangat sulit dibaca tanpa mengetahui kode enkripsinya.
  • Client dapat memforward aplikasi Xwindows / X11 ke server, layanan ini dibuat .  

    Secure FTP (SFTP) Secure FTP adalah program transfer file, sama seperti program FTP. SFTP lebih banyak digunakan karena data yang ditransfer dienkrip menggunakan enkripsi SSH sehingga lebih aman ketika dikirim melalui jaringan.Format perintah SFTP juga sederhana yaitu:

    #sftp namahost atau sftp namauser@hostname

    Dengan SFTP, kita harus login terlebih dahulu ke PC yang kita inginkan, selanjutnya kita dapat melakukan perintah-perintah SFTP. Tidak seperti pada FTP yang memungkinkan penggunaan anonymous user, pada SFTP username harus memiliki password. Beberapa perintah yang banyak dilakukan dengan SFTP adalah sebagai berikut:

    ls atau dir : Menampilkan isi sebuah direktori
    cd : Path pindah direktori
    chmod : Mode mengganti hak akses pada sebuah file atau direktori
    get : Nama file download file dari remotePC ke localPC
    put : Nama file Upload file dari localPC ke remotePC
    Rm : Nama file menghapus sebuah file
    mkdir : Membuat sebuah direktori
    rmdir : Menghapus direktori
    bye atau quit : Keluar
      
    Tugas Pendahuluan
    - Apa kelebihan secure shell dibanding perintah telnet, ftp dan perintah remote lainnya.
    - Sistem enkripsi apa yang digunakan oleh program ssh pada Redhat Linux 9 dan debian
    - Jelaskan bagaimana program ssh bekerja pada sistem jaringan client/server.
    Jawab :
    - Telnet  :
             Unsecure
             Authentifikasi
             Proses cepat 
             Port 23           
    SSH :
             Secure
             Authentifikasi
             Proses lama
             Port 22
     
    - Sistem enkripsi dengan 128 bit
     
     
    - Perintah REXEC digunakan untuk menjelaskan user ID, password, host address dan proses untuk memulai suatu proses pada remote host. Disisi lain, RSH tidak membutuhkan pengiriman user name dan password tetapi menggunakan host access file server maupun client tersambung dengan jaringan TCP/IP 
     
     
    Hasil Percobaan :
    1. Login ke sistem Linux sebagai root
    nb1@nb1-laptop:~$ sudo su

    2. Untuk menjalankan ssh kita harus menginstalnya terlebih dahulu dengan mengetik perintah #apt-get install ssh server :
    root@nb1-laptop:/home/nb1# apt-get install openssh-server
    Reading package lists... Done
    Building dependency tree      
    Reading state information... Done
    openssh-server is already the newest version.
    0 upgraded, 0 newly installed, 0 to remove and 427 not upgraded.

    3. Mengaktifkan service s
    sh server.Untuk menjalankan service ssh gunakan perintah service ssh start  :
    root@nb1-laptop:/home/nb1# service ssh start
    start: Job is already running: ssh
    Untuk menstopkan service ssh gunakan perintah service ssh stop :root@nb1-laptop:/home/nb1# service ssh stopssh stop/waiting

    4. Protokol apa yang digunakan oleh program ssh ?
    root@nb1-laptop:/home/nb1# netstat -a | grep ssh
    unix  2      [ ACC ]     STREAM     LISTENING     7821     /tmp/ssh-hRVKLH1326/agent.1326
    unix  2      [ ACC ]     STREAM     LISTENING     8217     /tmp/keyring-8LISkg/ssh

    5. Catatlah berapa nomer port yang digunakan oleh service ssh
    root@nb1-laptop:/home/nb1# cat /etc/services | grep ssh
    ssh         22/tcp                        # SSH Remote Login Protocol
    ssh         22/udp

    6. Uji coba dari localhost
    root@nb1-laptop:/home/nb1# ssh localhost
    ssh: connect to host localhost port 22: Connection refused
    root@nb1-laptop:/home/nb1# ssh localhost -p24893
    The authenticity of host '[localhost]:24893 ([::1]:24893)' can't be established.
    RSA key fingerprint is 4
    b:93:a4:d3:30:32:84:24:cc:66:7d:5d:76:47:55:e2.
    Are you sure you want to continue connecting (yes/no)? yes
    Warning: Permanently added '[localhost]:24893' (RSA) to the list of known hosts.
    root@localhost's password:
    Permission denied, please try again.
    root@localhost's password:
    Permission denied, please try again.
    root@localhost's password:
    Linux nb1-laptop 2.6.32-24-generic #39-Ubuntu SMP Wed Jul 28 06:07:29 UTC 2010 i686 GNU/Linux
    Ubuntu 10.04.1 LTS

    Welcome to Ubuntu!
     * Documentation:  https://help.ubuntu.com/

    New release 'precise' available.
    Run 'do-release-upgrade' to upgrade to it.


    The programs included with the Ubuntu system are free software;
    the exact distribution terms for each program are described in the
    individual files in /usr/share/doc/*/copyright.

    Ubuntu comes with ABSOLUTELY NO WARRANTY, to the extent permitted by
    applicable law.


    Daftar Pertanyaan : 
    1.      Berikan kesimpulan praktikum yang anda lakukan.
    Bahwa dengan menggunakan service ssh data yang kita kirim lebih aman dibandingkan menggunakan service ftp, karna pada ssh selama pada proses komunikasi data terenkripsi sehingga menyulitkan bagi penyusup untuk untuk mendapatkan password.

    2.      Jelaskan perbedaan rlogin, rexec, rsh,rcp, ftp, telnet dengan ssh, sftp.
    Telnet :
    - Kurang aman
    - mengirimkan data dalam teks biasa
    - tidak menggunakan otentikasi apapun
    - menggunakan bandwidth lebih kecil
    - sudah mulai tidak digunakan lagi
    - Dapat mengendalikan komputer secara jarak jauh
    - user interface yang ramah, yaitu mengendalikan komputer jarak jauh seolah-olah mengendalikan komputer sendiri
    - telnet biasanya menggunakan port 23


    SSH :
    - lebih aman
    - mengenkripsi data
    - menggunakan kunci publik untuk otentikasi
    - menggunakan bandwidth sedikit lebih besar
    - banyak digunakan karena lebih aman
    - menggunakan klien-server model
    - mendukung forwarding dan tunneling TCP
    - ssh menggunakan port 22



    Remote EXEcution Command Daemon (REXECD) adalah merupakan server yangmemperbolehkan menjalankan suatu perintah yang dikirimkan oleh suatu host melalui jaringan TCP/IP, client menggunakan aplikasi REXEC atau menggunakan Remote ShellProtocol (RSH) untuk mentransfer suatu kegiatan dari host satu ke host yang lainnya.

    Alat remote salinan (RCP) adalah alat standar UNIX dan alat Microsoft Windows 2000. Anda dapat menggunakan alat ini untuk mentransfer file dan secara rekursif mentransfer seluruh direktori antara dua komputer.

    SFTP :
    - FTP dan FTPS (Secure FTP)
    - SFTP melalui SSH
    - Graphical User Interface (GUI) yang modern
    - File/Folder Synchronization
    - Multilingual (lebih dari 20 bahasa)
    - Preview thumnail
    - Perbandingan secara visual
    - IPv6
    - On-the-fly Compression (MODE Z)
    - UTF-8 Support
    - Drag & Drop
    - Multiple Connections / koneksi ganda
    - Auto reconnect dan resume jika terjadi broken transfers
    - Transfer Integrity
    - FXP (Server-To-Server Transfer) support
    - Edit file secara remote
    - Mencari file dan folder yang ada di server
    - Enhanced NAT/UPnP Support
    - Transfer Queue
    - International Domain Names (IDN)
    - Proxy / Firewall support
    - Backup Tool
    - URL Watcher
    - Cache Remote Directories
    - FTP command line
    - Custom Commands
    - CHMOD (Properties)
     
       

Sabtu, 13 Oktober 2012

telnet dan ftp

NAMA : Nova Laksana
NIM : 11615062
JUDUL PERCOBAAN : Telnet dan FTP 
Catatan : LAPORAN INI TIDAK COPY PASTE ATAU MELIHAT PUNYA TEMAN !

Dasar Teori 
Telnet (Telecommunication network) adalah sebuah protokol jaringan yang digunakan pada Internet atau Local Area Network untuk menyediakan fasilitas komunikasi berbasis teks interaksi dua arah yang menggunakan koneksi virtual terminal. TELNET dikembangkan pada 1969 dan distandarisasi sebagai IETF STD 8, salah satu standar Internet pertama. TELNET memiliki beberapa keterbatasan yang dianggap sebagai risiko keamanan.
         
   FTP(File Transfer Protocol) adalah sebuah protokol Internet yang berjalan di dalam lapisan aplikasi yang merupakan standar untuk pengiriman berkas (file) komputer antar mesin-mesin dalam sebuah Antarjaringan.
FTP merupakan salah satu protokol Internet yang paling awal dikembangkan, dan masih digunakan hingga saat ini untuk melakukan pengunduhan (download) dan penggugahan (upload) berkas-berkas komputer antara klien FTP dan server FTP. Sebuah Klien FTP merupakan aplikasi yang dapat mengeluarkan perintah-perintah FTP ke sebuah server FTP, sementara server FTP adalah sebuah Windows Service atau daemon yang berjalan di atas sebuah komputer yang merespons perintah-perintah dari sebuah klien FTP. Perintah-perintah FTP dapat digunakan untuk mengubah direktori, mengubah modus pengiriman antara biner dan ASCII, menggugah berkas komputer ke server FTP, serta mengunduh berkas dari server FTP

Tugas Pendahuluan :

1. Apa perbedaan fungsi telnet dan ftp ?

2. Klasifikasikan jenis ftp server berdasarkan tipe usernya!
3. Pada Linux Redhat versi 8.0 keatas, program ftp server telah menggunakan vsftpd, setelah sebelumnya digunakan wu-ftpd. Sebutkan beberapa keunggulan dari program vsftpd dibandingkan dengan wu-ftpd.





jawaban :
1. Fungsi Telnet, antara lain sebagai Program yang memungkinkan akses terminal secara remote lewat suatu jaringan. Fungsi FTP untuk melakukan operasi file dasar pada host remote dan untuk mentransfer file antar host dan untuk melakukan pengunduhan (download) dan penggugahan (upload) berkas-berkas komputer antara klien FTP dan server FTP.

2. a)    Anonymous FTP Server atau dapat juga disebut Public FTP Server. Server komputer ini dapat diakses dan terbuka bagi semua pemakai internet. File-file dalam server ini dapat di-download secara gratis. Untuk menggunakan Anonymous FTP ini pennguna memasukkan login dengan username Anonymous dan password yang dipakai berupa alamat e-mail atau dapat pula menggunakan username guest tanpa password, hal ini tergantung dari server FTP yang dituju.
b)    Private FTP Server, Server komputer ini hanya bisa diakses dan dipergunakan oleh usertertentu yang terdaftar secara resmi. Server ini biasanya berisi data dan informasi pribadi yang khusus digunakan untuk pemakai tertentu atau perusahaan tertentu. Pemakai khusus ini biasanya mempunyai username dan password untuk dapat terhubung dengan server jenis ini.
3. - vsftpd jauh lebih aman dan cepat dibandingkan dengan wu-ftpd.
    - vsftpd memiliki fitur virtual IP configuration, virtual users, powerful peruser configurability dan bandwidth throttling.


LANGKAH-LANGKAH Praktikum 

1. login ke sistem linux sebagai root


2. menjalan kan perintah ifconfig 

menjalan kan perintah netstat -r

3. beberapa nomor port yg ada grep FTP




beberapa nomor port yg ada grep TELNET


8. langsung praktek ke nomor yg delapan
vsftp




10. telnet local host



ftp local host
percobaan saya sampai disini dan saya tidk melanjut kn hingga selesai






Daftar Pertanyaan
Apa beda telnet dan ftp ?
Protokol TELNET dipakai untuk menyamai seperti terminal yang terkoneksi untukhost secara remote (berjauhan). Prinsip kerjanya menggunakan TCP sebagai protokol transport untuk mengirimkan informasi dari keyboard pada user menujuremote-host serta menampilkan informasi dari remote-host ke workstation pada user.

FTP menggunakan protokol transport TCP untuk mengirimkan file. TCP dipakai sebagai protokol transport karena protokol ini memberikan garansi pengiriman dengan FTP yang dapat memungkinkan user mengakses file dan directory secara interaktif, diantaranya:



  • Melihat daftar file pada direktory remote dan lokal.
  • Menganti nama dan menghapus file
  • Transfer file dari host remote ke lokal (download)
  • Transfer file dari host lokal ke remote (upload)
Sebutkan software ftp client yang anda kenal (min 3) ?
Macam – macam FTP Client :
- FTP Client Under Windows:
Cute FTP
WS_FTP
Get Right
Go!zilla
Coffe Cup
Kazza
- FTP Client Under UNIX :
telnet
axyFTP
wget
caitoo
cftp
curl
downloader
moxftp
ncftp
Apa beda ftp biasa dan anonimous ftp ?
FTP user artinya ftp yang dapat di akses dan memiliki permisi hanya di batasi hanya untuk user tertentu. Karena ftp user disertakan suatu autentifikasi bila kita akan mengakses ke dalam nya. Sedangkan FTP anonymous artinya, FTP yang disediakan secara anonymous/ tanpa nama, dengan kata lain FTP tersebut dapat di akses oleh siapapun dan biasanya tanpa password, ataupun bila di minta password,. Biasanya server meminta alamat email kita sebagai password nya untuk ferivikasi




Senin, 01 Oktober 2012

Network Tools

NAMA : NOVA LAKSANA
NIM : 11615062
Judul Percobaan : Network Tools
note : laporan praktikum ini TIDAK mengopy, atau menjiplak
DASAR TEORI
Dalam melakukan tugas-tugas administrasi sistem, administrator sistem mau tidak mau akan banyak berhubungan dengan tools – tools pendukung. Tanpa bantuan tool ini pekerjaan administrasi akan sulit dijalankan.

Etherman  adalah tools untuk memonitor jaringan dengan tampilan grafis. Tools ini dilengkapi dengan kemampuan menghasilkan grafik dari lapisan jaringan, mode IP dan TCP, serta menampilkan kegiatan network (jaringan) secara grafis. Kita dapat memfilter traffic apa saja yang mau ditampilkan secara grafis.#sudo apt-get install etherape


Swatch  adalah tools untuk memonitor log file. Log file sangatberguna untuk troubleshooting masalah.  
Mereka bahkan lebih berguna, untuk mencegah masalah atau trouble.  File log dapat menunjukkan program 

yang mengalami kesalahan, kekurangan ruang disk, penambahanpengguna atau user, dan upaya yang ilegal untuk masuk ke sistem.Kebanyakan sistem otomatis informasi log hanya untuk administrator. Administrator yang, bagaimanapun, masih perlu melihat file log dan mengevaluasi isi dan cara membaca yang entri log.
 

#sudo apt-get install swatch


Nmap  adalah tools pemetaan jaringan (network) terbaik yang pernah ada sejauh ini. Panggunaannya yang praktis, konfigurasi yang mudah, dan kehandalannya dalam memetakan jaringan komputer di manapun. Dengan Nmap, anda dapat mengetahui komputer-komputer (hosts) apa saja yang sedang terhubung dalam sebuah jaringan, apa service (aplikasi) yang sedang dijalankan komputer itu (host), apa sistem operasi komputer yang dipakai, apa tipe firewall yang digunakan, dan karakteristik lainnya dari komputer.


Nmap atau Network Mapper juga berfungsi untuk melakukan port scanning. Nmap dibuat oleh Gordon Lyon, atau lebih dikenal dengan nama Fyodor Vaskovich. Aplikasi ini digunakan untuk meng-audit jaringan yang ada. Dengan menggunakan tool ini, kita dapat melihat host yang aktif, port yang terbuka, Sistem Operasi yangdigunakan, dan feature-feature scanning lainnya. 
#sudo apt-get install swatch


Tcpdump  adalah program kecil di linux yang biasanya dipakai untuk menangkap packet packet yang dikirimkan dalam jaringan.Tools ini efektif untuk mencari informasi semisal port yang digunakan virus/worm untuk menyebar dan menyerang jaringan. Jadi semisal ada computer client yang kita curigai terjangkit trojan ato malware, kita bisa gali informasi ttg arus paket yang keluar masuk dengan program ini. Setidaknya dengan mengetahui portnya kita bisa lakukan pemblokiran terhadap port tersebut agar dampaknya tidak merugikan komputer client lainnya.

Tools ini mengizinkan anda untuk melakukan dumping terhadap lalu lintas jaringan kompute. TCPDump juga dapat digunakan untuk menguji IPv4, ICMPv4, IPv6, ICMPv6, UDP, TCP, SNMP, AFS BGP, RIP, PIM, DVMRP, IGMP, SMB, OSPF, NFS, dan banyak tipe paket data di jaringan. Selain itu, anda juga dapat menggunakan tools ini untuk melakukan track down masalah network, mendeteksi “Ping Attacks”, dan memonitor kegiatan network.
 
TUGAS PENDAHULUAN 
Jelaskan cara penggunaan command dibawah ini beserta option yang digunakan dan artinya

1.      lspci
      Merupakan tools yang berada pada layer 1, dipakai untuk mengecek apakah interface jaringannya sudah terpasang atau belum. Apabila ditemukan Network controller atau Ethernel controller, artinya perangkat jaringan sudah siap digunakan.

2.      mii-tool    
      Untuk melihat apakah linknya sudah ada atau belum
3.      arp
Merupakan tools yang dipakai untuk melihat alamat NIC dari komputer yang terkoneksi secara langsung dengan kita.
 
4.      ifconfig
Command yang dipakai untuk melihat interface dan alamat yang diberikan ke interface
tersebut
 
5.      route
Memeriksa tabel routing, menambah dan menghapus tabel routing
 
6.      ping
Memeriksa koneksi dengan protokol ICMP
 
7.      traceroute
Memeriksa tahapan koneksi
 
8.      mtr
Command gabungan ping dan traceroute
 
9.      netstat
Untuk mengetahui port berapa saja yang terbuka untuk koneksi pada PC
 
10.  netconfig
Command untuk konfigurasi ip secara permanen
  

      PERCOBAAN 
1.    Jalankan perintah “dmesg | grep eth”, catat dan analisa hasilnya. Jika tidak ada keluaran konfirmasikan ke dosen/asisten praktikum.
2.      Lepaskan kabel jaringan, lakukan perintah mii-tool
3.      Pasangkan lagi kabel jaringan dan lakukan perintah mii-tool
4.      Catat hasil dari perintah “lspci” sebelum dan sesudah melepas kabel
5.      jalankan perintah ”arp –a” dan catat hasilnya , buka beberap terminal baru lagi dan jalankan perintah ”ping no_ip_tujuan” ke beberapa komputer sebelah (tanya nomor IP tersebut ke teman). Pada terminal pertama lakukan perintah arp –a sekali lagi . Catat hasilnya dan bandingkan dengan hasil arp yang pertama, analisa hasilnya
6.      Jalankan perintah ”ifconfig”, catat hasilnya.
7.      Jalankan perintah route –n, catat hasilnya.
8.      Pastikan anda terhubung ke internet, mintalah tolong ke dosen/asisten praktikum jika belum bisa terhubung ke internet.
9.      Jalankan perintah ”traceroute” dan ”mtr” ke :
o   202.154.187.3
o   www.eepis-its.edu
Catat hasilnya
10.  Buka halaman http://www.eepis-its.edu dengan web browser, kemudian sebelum koneksi selesai, buka terminal dan catat hasil koneksi dengan perintah “netstat -natu”
11.  Jalankan perintah netconfig, isikan data berikut ip: 192.168.1.xx (xx mulai 1-254, koordinasikan dengan teman anda agar tidak ada yang memakai nomor yang anda ambil. Isikan juga netmask :255.255.255.0 yang lain dikosongi terlebih dahulu dan tekan tombol OK.
12.  Selanjutnya jalankan perintah ifconfig catat hasilnya. Bandingkan dengan ketika anda menjalankan perintah ifconfig pada nomor 6, apa hasilnya ?
13.  Jalankan perintah netstat, catat hasilnya
  


HASIL PERCOBAAN 
1. hasil perintah dmesg | grep eth


 2.hasil dari perintah mii-tool saat kabel di lepas


3.hasil dari perintah mii-tool saat kabel dipasang 




4.   lspci



5.perintah arp -a 


perintah ping ke komputer satu nya dan hasil nya conected


6. hasil dari perintah ifconfig

7. hasil dari perintah route -n 

8. terhubung ke internet 
9 hasil perintah traceroute 

    1. 202.154.187.3
    2.  www.eepis-its.edu
        3. www.yahoo.com
1. 
 
2.
 

 3. 
10. hasil dari perintah netstat -natu
 
 
 
DAFTAR PERTANYAAN 
Daftar Pertanyaan
Berikan kesimpulan hasil praktikum yang anda lakukan untuk masing-masing perintah.
Berdasarkan hasil catatan praktikum anda, perintah lspci apa maksud keluaran itu
Berdasarkan hasil catatan praktikum anda khususnya perintah mii-tool apa maksud keluaran itu
Berdasarkan hasil catatan praktikum anda khususnya perintah arp -a  apa maksud hasil keluaran itu
Berdasarkan hasil catatan praktikum anda khususnya perintah ifconfig  apa maksud hasil keluaran itu
Berdasarkan hasil catatan praktikum anda khususnya perintah route -n  apa maksud hasil keluaran itu
Berdasarkan hasil catatan praktikum anda khususnya perintah traceroute  apa maksud hasil keluaran itu
Berdasarkan hasil catatan praktikum anda khususnya perintah mtr apa maksud hasil keluaran itu
Berdasarkan hasil catatan praktikum?

jawaban pertanyaan 


       1.    lspci
      Merupakan tools yang berada pada layer 1, dipakai untuk mengecek apakah interface jaringannya sudah terpasang atau belum. Apabila ditemukan Network controller atau Ethernel controller, artinya perangkat jaringan sudah siap digunakan.

2.      mii-tool    
      Untuk melihat apakah linknya sudah ada atau belum
3.      arp
Merupakan tools yang dipakai untuk melihat alamat NIC dari komputer yang terkoneksi secara langsung dengan kita.
 
4.      ifconfig
Command yang dipakai untuk melihat interface dan alamat yang diberikan ke interface
tersebut
 
5.      route
Memeriksa tabel routing, menambah dan menghapus tabel routing
 
6.      ping
Memeriksa koneksi dengan protokol ICMP
 
7.      traceroute
Memeriksa tahapan koneksi
 
8.      mtr
Command gabungan ping dan traceroute
 
9.      netstat
Untuk mengetahui port berapa saja yang terbuka untuk koneksi pada PC
 
10.  netconfig
Command untuk konfigurasi ip secara permanen